Krisis keuangan membuat Palestina mengajukan pinjaman dana 100 Juta Dolar ke Liga Arab

Kamis, Juni 18th 2020. | internasional, news
liga arab

Nusatu.com, Kairo – Palestina telah mengajukan permintaan pinjaman dana sebesar 100 juta dolar AS kepada Liga Arab. Hal itu dilakukan karena krisis keuangan yang mereka alami akibat gangguan penerimaan pajak dari Israel.

“Kami mengajukan permintaan kepada Dewan Keuangan Arab agar pembayaran dilakukan segera setelah pendapatan pajak Palestina dipulihkan dari Israel, namun, Palestina belum menerima tanggapan,” kata al-Louh seperti dikutip radio Voice of Palestine, Rabu (17/6/2020).

Diplomat Palestina itu mengatakan permintaan negaranya muncul setelah negara-negara Arab tidak menanggapi keputusan sidang Liga Arab mengenai penyediaan jaringan pengaman Arab dengan nilai USD100 juta per bulan.”Negara-negara Arab memikul tanggung jawab nasional untuk mendukung ketabahan rakyat Palestina dalam menghadapi rencana Israel dan Amerika,” ujar dia.

Sang diplomat menyatakan harapannya agar negara-negara Arab bisa secepatnya memulai bantuan keuangan yang diperlukan. Pada KTT di Libya 2010, para pemimpin Arab memutuskan untuk memberikan jaring pengaman sebesar USD100 juta per bulan jika Israel menyita pendapatan dari pajak Palestina dan menyerukan pengaktifan jaringan baru pada setiap pertemuan menteri luar negeri atau menteri keuangan Arab, tetapi komitmen itu terbatas pada beberapa negara.

Otoritas Palestina menghadapi krisis keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya karena kegagalan Israel untuk mentransfer pendapatan pajak Palestina yang dikumpulkannya atas nama otoritas.

Related For Krisis keuangan membuat Palestina mengajukan pinjaman dana 100 Juta Dolar ke Liga Arab