Militer

Mengenal Rudal Sistem Kendali Radar AIM-120 AMRAAM

AIM-120 AMRAAM
AIM-120 AMRAAM

Nusatu.Com – Rudal anti pesawat jarak menengah AIM-120 (AMRAAM) adalah generasi baru yang diproduksi oleh Raytheon.

AMRAAM adalah program gabungan Angkatan Udara AS (USAF) dan Angkatan Laut AS (USN) yang dipimpin oleh Angkatan Udara.

Pengembangan AIM-120 AMRAAM pada Fase konseptual selesai pada Februari 1979 ketika Hughes Aircraft dan Raytheon dipilih sebagai kontraktor oleh USAF untuk melanjutkan ke fase validasi.

Program ini berakhir dengan uji coba penerbangan yang berhasil pada bulan Desember 1981. Kelompok Sistem Rudal Hughes Aircraft lebih disukai sebagai pengembang rudal skala penuh sedangkan Raytheon dipilih sebagai pabrikan.

Kontrak produksi diberikan kepada kedua perusahaan pada tahun 1987. Lebih dari 200 rudal ditembakkan selama uji terbang.

AIM-120 AMRAAM
3d AIM-120 AMRAAM


Pada bulan Februari 2012, perusahaan komunikasi Harris memenangkan kontrak tindak lanjut sebesar $ 11 juta dari USAF untuk menyediakan modul telemetri taktis pengganti hulu ledak (WRTTM) untuk AMRAAM. Kontrak tersebut meningkatkan total nilai kontrak di bawah program WRTTM menjadi lebih dari $ 181 juta sejak 1991.


Berbeda dengan rudal Sparrow, AMRAAM dirancang untuk menjadi lebih cepat, lebih kecil dan lebih ringan dari Sparrow.

Tata letak rudal dibagi menjadi beberapa bagian air frame, hulu ledak, roket, dan kontrol. AMRAAM memiliki panjang 3,6 m, diameter 17,7 cm dan lebar sayap 52,5 cm.

Berat peluncuran rudal adalah 150,7kg, Itu mampu membawa hulu ledak fragmentasi ledakan 18.1kg ledak tinggi ke kisaran maksimum antara 20 hingga 30 mil laut (nm).
AIM-120 AMRAAM telah diproduksi beberapa varian:

  • AIM-120A adalah varian pertama, yang tidak lagi diproduksi.
  • AIM-120B adalah varian yang ditingkatkan diperkenalkan pada tahun 1994.
  • AIM-120C memiliki permukaan kontrol yang lebih kecil untuk pengangkutan internal pada pesawat F / A-22 dan membawa hulu ledak yang ditingkatkan.
  • AIM-120D adalah yang terbaru .Varian ini selesai pada Mei 2009, dan mengintegrasikan perangkat keras dan sistem perangkat lunak canggih untuk peningkatan navigasi, jangkauan dan kemampuan HOBS (High-Angle Off-Boresight). FOT & E dari varian AIM-120D selesai pada Juli 2014.
BACA JUGA:  Kapal Perang KRI Irian Kebanggaan Sukarno
AIM-120 AMRAAM
peluncuran AIM-120 AMRAAM

AIM-120 AMRAAM bekerja dengan menerima informasi lokasi target dari pesawat sebelum diluncurkan. Radar aktif di dalam pesawat rudal tidak terlalu tergantung pada radar dan mengintegrasikan datalink untuk memandu rudal.

Setelah rudal diluncurkan radar aktif membimbingnya ke arah target. Fitur ini memberikan kemampuan menembak dan melupakan rudal dan memungkinkan pilot menembakkan sejumlah rudal secara bersamaan di berbagai sasaran.

AMRAAM ditenagai menggunakan propelan asap HTPB (hydroxyl terminated polybutadiene) yang diperkecil. Motor ditempatkan di unit propulsi WPU-6 / B.

Meskipun AMRAAM merupakan tipe rudal fire and forget namun dapat dilakukan update sasaran jika pesawat target berbelok arah. Update sasaran target selain dari pesawat penembak juga bias bersumber dari pesawat radar atau radar yang berada di darat.

Ketika rudal sudah mendekati sasaran dan rudal sudah mendekati jangkauan rudal akan mengaktifkan radar yg berada diujung rudal. Dengan radar ini rudal dapat menggarahkan ke posisi pesawat musuh tersebut .j

Jika pesawat target melakukan jumping untuk mengecoh, rudal akan mematikan radar aktif dan mengatinnya dengan radar pasif sebagai sumber arah target pesawat. Rudal ini tidak harus benar-benar menghatam target asal mendekati target rudal akan mengaktifkan sistem peledaknya.

Sumber: airforce-technology.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close